Apindo Sebut Ekonomi Bisa Tumbuh 4-5 Persen, di Bawah Asumsi Pemerintah

TEMPO.COJakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo memprediksi ekonomi tahun depan akan tumbuh di rentang 4 sampai 5 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan asumsi yang dipasang pemerintah di anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN 2022 yaitu 5,2 persen.

Meski sedikit lebih rendah, Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani menilai beberapa aspek kebijakan sudah mulai membaik. Salah satunya yaitu pemulihan ekonomi nasional.”Mulai membaik secara bertahap dan cukup konsisten tahun ini,” kata dia dalam konferensi pers, Kamis, 9 November 2021.

Selain itu, Hariyadi menilai vaksinasi masyarakat berlangsung baik walau tertinggal di luar Jawa Bali. Terakhir, ekonomi dinilai masih bisa tumbuh hingga 5 persen karena UU Cipta Kerja dan aturan turunannya telah terbit, sekalipun ada putusan inkonstitusional di Mahkamah Konstitusi.

Berikutnya, Apindo juga memprediksi inflasi tahun depan bergerak di angka 3 persen atau sama dengan asumsi APBN 2022. Akan tetapi, Apindo memproyeksikan nilai tukar rupiah di rentang Rp 14.500 sampai Rp 15.000 per dolar Amerika Serikat.

Proyeksi nilai tukar ini lebih lemah dari asumsi di APBN 2022 yaitu Rp 14.350. Adapun hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.352 dan masih melemah dalam sepekan terakhir.

Sementara tahun ini, Apindo memprediksi ekonomi juga hanya akan tumbuh 3 sampai 3,75 persen. Angka ini juga lebih rendah dari perkiraan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada November lalu yang sebesar 3,5 sampai 4 persen.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut, kata Hariyadi, berdasarkan pola pada kuartal satu, dua dan tiga yang masih belum stabil. “Sehingga belum memberikan pattern yang dapat diprediksi dengan tepat di Q4,” kata dia.

Reporter: Fajar Pebrianto
Editor: Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

Kamis, 9 Desember 2021 11:39 WIB

error code: 522